WAJAH KESAYANGAN HAMBA

Friday, June 17, 2011

KERTAS PUTIH NODA HITAM

Ustaz, terus terang , saya merasa kehidupan dunia ini hampa, tidak ada yang istimewa dan layak disyukuri. " seorang lelaki mencurahkan rasa hatinya pada Seorang Ustaz.
  
" Saya tidak puas atas apa yang saya miliki, isteri, pekerjaan, kehidupan, kemampuan serta tubuh badan  yang saya miliki.  Saya selalu merasa kekurangan yang ada pada diri saya".

"Lalu ? " Ustaz  hanya tersenyum  mendengarkan keluhan lelaki itu.

" Semakin kuat saya berusaha untuk merubah keadaan, yang saya terima adalah semakin banyak kekecewaan. " katanya menunduk

"Ya...aku mengerti apa yang kau alami, " kata Ustaz tersenyum. " Sekarang aku akan ambil satu kertas putih kosong dan aku tunjukkan padamu ... nah, apa yang kamu lihat ? "

"Aku tidak melihat apa-apa... semuanya putih," jawab lelaki itu.

Sambil mengambil marker hitam dan membuat satu titik ditengah kertasnya. Lalu ustaz berkata, "Nah.. sekarang aku telah beri sebuah titik hitam diatas kertas itu, sekarang gambar apa yang kamu lihat?".

"Saya melihat satu titik hitam,ustaz "

"Pastikan lagi !",  tambah  Ustaz.

"Titik hitam ! ", jawabnya yakin.

"Sekarang aku tahu penyebab masalahmu. Kenapa engkau hanya melihat satu titik hitam saja dari kertas tadi? Cubalah kau ubah sudut pandanganmu.

Menurutku yang kulihat bukan titik hitam tapi tetap sebuah kertas putih meski ada satu noda didalamnya, aku melihat lebih banyak warna putih dari kertas tersebut sedangkan kenapa engkau hanya melihat hitamnya saja dan itu pun hanya setitik ?" jawab ustaz tersebut.

"Sekarang mengertikah kamu ? Dalam hidup, bahagia atau tidaknya hidupmu tergantung dari sudut pandangmu memandang hidup itu sendiri, jika engkau selalu melihat titik hitam tadi yang bisa diertikan kekecewaan, kekurangan dan keburukan dalam hidup maka hal-hal itulah yang akan selalu hinggap dan menemani dalam hidupmu ..

"Cubalah fahami, bukankah disekelilingmu penuh dengan warna putih, yang ertinya begitu banyak anugerah yang telah diberikan oleh Allah kepada kamu, kamu masih boleh melihat, mendengar, membaca, berjalan, tubuh badan yang utuh dan sehat, anak yang comel dan soleh  dan begitu banyak kebaikan dari isterimu daripada kekurangannya, berapa banyak suami-suami yang kehilangan isterinya ?

Juga kau dianugerahkan pekerjaan yang bagus sedangkan orang lain tidak memiliki pekerjaan. Begitu banyak orang yang lebih miskin daripada kamu, kamu masih memiliki rumah untuk berteduh, aset sebagai simpananmu di hari tua, tabungan , insurans dan teman-teman yang baik yang selalu menyokongmu. Kenapa engkau selalu melihat sebuah titik hitam saja dalam hidupmu ?"

Betapa mudahnya melihat keburukan orang lain, padahal begitu banyak hal baik yang telah diberikan orang lain kepada kita.

Betapa mudahnya melihat kesalahan dan kekurangan orang lain, sedangkan kamu lupa kelemahan dan kekurangan diri kita..

Betapa mudahnya menyalahkan dan mengingkari- Nya atas kesusahan hidupmu, padahal begitu besar anugerah dan kurniaan yang telah diberikan oleh-Nya dalam hidup kita...

Betapa mudahnya menyesali hidup kamu padahal banyak kebahagiaan telah diciptakan untuk kamu dan menanti kamu..

"Mengapa kamu hanya melihat satu titik hitam pada kertas ini? PADAHAL SEBAGIAN KERTAS INI BERWARNA PUTIH ?, sekarang mengertikah engkau?", ucap ustaz.

"Ya saya mengerti. Betul, ini tetap kertas putih.. hanya saja ada titik kecil hitam ditengahnya", ucap lelaki itu.

Disesuaikan dari cerita motivasi.

TERIMA KASIH KERANA SUDI MENGUNJUNGI HOK SENGOTI. SEMOGA KUNJUNGAN INI BUKAN UNTUK YANG TERAKHIR KALINYA. BERTEMU KERANA ALLAH, BERPISAH PASTI TIDAK GELISAH.

6 GENTA RASA:

waN Mohd Salim said...

memang best bace panjang2 ni .. huhu selamat petang cikguu .. waaaaaaa lawa header bawu

zarazueyin said...

bersyukur dgn apa yg kita ada

Kalamhati said...

Subhanallah..astaghfirullah..buat diri ni tersedar..syukran!=)

nurkass said...

nilai diri sendiri dulu..tak payah sibuk2 nak nilai org lain..

gadisBunga said...

jadi, sila pandang yg putih-putih aje ok...eh?

iKhRam said...

temanya bersyukurkan.. cuma saya nampak cerita ini dari sudut perspektif yg lain.. kita ni dicptakan dengan sebaik-baik kejadian..

saya seringkali memikirkan diri saya byk kelemahan.. dan ada masa bila saya berada di luar.. adakala saya berasa rendah diri.. walhal saya sendiri kurang pasti apa yang kurangnya pada diri saya..


mungkin cerita ini mengajar saya bahawa, sebalik kekurangan yang ada pada diri masih byk kelebihan yang kita sendiri nafikan..

setitik dakwat hitam yang ada pada sehelai kertas utih.. yg kita nampak adalah setitik dakwat hitam...

begitulah, kita melihat diri kita.. yang kita fokus hanyalah kekurangan sedangkan byk lagi kelebihan diri yang membuatkan diri kita menjadi yg terbaik...

apapn cerita ini seara tak langsung menyedarkan saya..

terima kasih..

PENCINTA BULAN

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

MONOLOG


Kepada kau yang ditendang murid...
Kepada kau yang menendang murid...
Kepada kau yang lari tak nak ke pedalaman..
Kepada kau yang tak mau pulang ke semenanjung dari pedalaman...
Kepada kau yang makan gaji buta...
Kepada kau yang ajar orang buta...
Kepada kau yang 'mengipas' guru besar...
Kepada kau yang jadi guru besar...
kepada kau yang denda murid merokok...
kepada kau yang merokok dalam stor...
kepada kau yang yang marah murid mengorat...
kepada kau yang mengorat anak murid...
kepada kau yang sepak murid x makan saman...
kepada kau yang disaman ibu bapa

TANPA KAU SEKOLAH SERBA TAK KENA

PING SANA, PING SINI

My Ping in TotalPing.com | Blogged.my | Syoknyer Blogging blogr.my

PENAFIAN

Blog ini merupakan blog peribadi penulis, tidak mewakili aspirasi mana-mana parti politik, organisasi, NGO mahupun tempat penulis bekerja. Hasil penulisan di dalam blog ini merupakan pandangan peribadi penulis sendiri. Penulis tidak bertanggungjawab atas masalah "KECIL HATI" yang kronik bagi sesiapa yang mengunjungi blog ini..terima kasih

ShoutMix chat widget